Real Madrid harus menerima kekalahan perdana mereka di LaLiga 2026/2027 setelah takluk 0-1 dari Real Betis. Bermain di La Cartuja, Sevilla, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB, Los Blancos sebenarnya tampil dominan hampir sepanjang pertandingan, tetapi gagal mengubah sejumlah peluang menjadi gol.
Ketika pertandingan memasuki fase akhir, Betis justru menemukan momen yang mereka butuhkan. Troy Parrott memanfaatkan peluang pada menit ke-81 untuk mengubah skor sekaligus memberikan kemenangan penting bagi tim Manuel Pellegrini.
Madrid masih memiliki kesempatan menyelamatkan satu poin. Namun, dua momen besar pada penghujung laga tidak berpihak kepada tim asuhan Jose Mourinho. Gol Carlos Espi dianulir karena offside, sedangkan penalti Kylian Mbappe pada masa tambahan waktu berhasil digagalkan Alvaro Valles.
Madrid Kuasai Permainan, tetapi Betis Bertahan Rapat
Sejak awal pertandingan, Madrid langsung mengambil kendali. Pergerakan bola Los Blancos membuat Betis lebih banyak menunggu di wilayah pertahanan sendiri.
Dominasi tersebut terlihat dari penguasaan bola Madrid yang mencapai 74 persen pada 15 menit pertama. Namun, Betis mampu menjaga jarak antarlini sehingga penguasaan bola tersebut belum menghasilkan gol.
Alvaro Valles menjadi pemain yang cukup sibuk di bawah mistar. Salah satu penyelamatan pentingnya terjadi ketika ia menggagalkan sundulan Dean Huijsen dari situasi sepak pojok.
Di lini tengah, Arda Guler menjadi salah satu pemain Madrid yang paling aktif mencari celah. Pemain Turki tersebut beberapa kali berusaha masuk ke area berbahaya dan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.
Betis kemudian kehilangan Diego Llorente pada menit ke-36 setelah mengalami cedera akibat benturan. Manuel Pellegrini memasukkan Marc Bartra untuk mengisi posisi yang ditinggalkan bek tersebut.
Meski terus menekan, Madrid belum menemukan sentuhan akhir yang dibutuhkan. Mbappe sempat mendapatkan peluang setelah bekerja sama dengan Vinicius Junior menjelang turun minum, tetapi bola belum bersarang di gawang Valles.
Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Betis Mulai Menemukan Celah
Madrid kembali mencoba meningkatkan tempo setelah pertandingan dilanjutkan. Mbappe hampir membuka keunggulan pada awal babak kedua, tetapi penyelesaiannya masih melewati sasaran.
Betis tidak hanya bertahan. Perlahan, tuan rumah mulai berani keluar dan memberikan tekanan kepada pertahanan Madrid.
Courtois harus melakukan penyelamatan pada menit ke-59 untuk menghentikan peluang Juan Hernandez. Momen tersebut menjadi pertanda bahwa pertandingan mulai berjalan lebih terbuka.
Madrid masih memiliki lebih banyak bola, tetapi Betis semakin berbahaya ketika mendapatkan kesempatan menyerang.
Situasi tersebut akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-81.
Bola hasil serangan Betis sempat memantul di area pertahanan Madrid. Troy Parrott berada di posisi yang tepat untuk menyambut bola tersebut dan melepaskan sundulan yang mengarah ke gawang Courtois.
Gol.
Betis unggul 1-0 dan Madrid berada dalam situasi yang tidak mereka inginkan setelah mendominasi sebagian besar pertandingan.
Drama Penghujung Laga
Tertinggal membuat Madrid langsung meningkatkan tekanan. Usaha mereka sempat menghasilkan gol melalui Carlos Espi.
Vinicius Junior menjadi pemberi umpan dalam serangan tersebut sebelum Espi menyelesaikannya dengan tembakan voli. Para pemain Madrid sempat merayakan gol penyama kedudukan, tetapi VAR kemudian melakukan pemeriksaan.
Hasilnya, gol tersebut dianulir karena Espi berada dalam posisi offside.
Madrid belum menyerah. Kesempatan berikutnya bahkan datang dari titik penalti.
Pada menit ke-90+3, Vinicius dijatuhkan Natan di dalam kotak penalti dan wasit menunjuk titik putih. Mbappe maju sebagai eksekutor dengan peluang mengembalikan skor menjadi 1-1.
Namun, Valles kembali menjadi penghalang Madrid.
Kiper Betis tersebut membaca arah tembakan Mbappe dan melompat ke sisi kiri untuk melakukan penyelamatan. Bola berhasil ditepis dan Madrid kehilangan kesempatan emas untuk membawa pulang satu poin.
Espi masih memperoleh peluang lain pada penghujung pertandingan, tetapi Valles kembali tampil gemilang.
Peluit panjang akhirnya memastikan kemenangan 1-0 untuk Real Betis.
Hasil tersebut membuat Madrid kehilangan rekor sempurna mereka setelah sebelumnya memenangkan tiga pertandingan pertama LaLiga. Bagi Betis, kemenangan ini menjadi bukti bahwa mereka mampu bertahan dari tekanan Madrid sekaligus memanfaatkan satu peluang penting ketika pertandingan memasuki fase penentuan.
Sementara itu, Mourinho harus menerima pelajaran pahit: dominasi permainan tidak selalu berbanding lurus dengan hasil akhir. Di Sevilla, Madrid memiliki penguasaan bola dan sejumlah peluang, tetapi Betis lebih efektif memanfaatkan momen yang mereka dapatkan.
Susunan Pemain
Real Betis (4-2-3-1): Álvaro Vallés; Héctor Bellerín, Diego Llorente, Natan, Fran García; Facundo Bernal, Marc Roca; Antony, Isco, Pablo Fornals; Juan Hernández.
Pelatih: Manuel Pellegrini.
Real Madrid (4-2-3-1): Thibaut Courtois; Denzel Dumfries, Ibrahima Konaté, Dean Huijsen, Marc Cucurella; Federico Valverde, Eduardo Camavinga; Arda Güler, Jude Bellingham, Vinícius Junior; Kylian Mbappé.
Pelatih: José Mourinho.


