Laporan Transfer Real Madrid: Update Pembelian dan Penjualan Pemain

Laporan Transfer Real Madrid 2026/2027: Update Pembelian dan Penjualan Pemain

Posted on

Pergerakan transfer Real Madrid pada musim panas 2026/2027 berlangsung cukup aktif. Memasuki musim baru, Madrid mendatangkan sejumlah pemain anyar guna memperkuat kedalaman skuad.

Di kursi pelatih, Madrid juga kembali menggunakan sosok yang sudah dikenal publik Santiago Bernabéu. José Mourinho kembali menangani Real Madrid setelah lebih dari satu dekade meninggalkan klub. Ia sebelumnya melatih Madrid pada 2010 hingga 2013 dan kini mendapat kontrak hingga 30 Juni 2029.

Rekap Transfer Pemain Real Madrid 2026/2027

Pemain Masuk

Pemain Posisi Dari Klub Status Biaya Transfer Bonus Catatan
Yan Diomande Penyerang RB Leipzig Beli €125 juta (±Rp2,54 triliun) Hingga €15 juta (±Rp304,59 miliar) Kontrak hingga 30 Juni 2033
Marc Cucurella Bek Chelsea Beli €55 juta (±Rp1,12 triliun) Hingga €5 juta (±Rp101,53 miliar) Kontrak hingga 30 Juni 2032
Carlos Espí Penyerang Levante Beli €25 juta (±Rp507,65 miliar) – Bagian dari skuad utama 2026/27
Denzel Dumfries Bek Inter Milan Beli €20 juta (±Rp406,12 miliar) – Kontrak hingga 30 Juni 2030
Ibrahima Konaté Bek Liverpool Gratis €0 – Kontrak hingga 30 Juni 2030
Bernardo Silva Gelandang Manchester City Gratis €0 – Kontrak hingga 2028

Klik nama pemain untuk melihat profil pemain maisng-masing.

Real Madrid hanya menggelontorkan dana untuk membeli empat pemain dari total enam pemain yang didatangkan pada jendela transfer musim panas ini. Dua lainnya bergabung secara gratis setelah berstatus bebas transfer dari klub sebelumnya.

Empat pembelian tersebut membuat Madrid mengeluarkan €225 juta atau sekitar Rp4,57 triliun sebagai nilai dasar transfer. Jumlah itu belum memasukkan bonus yang melekat pada kesepakatan Diomande dan Cucurella. Jika seluruh bonus tersebut terpenuhi, nilai maksimal kedua transfer itu dapat bertambah hingga €20 juta.

Diomande menjadi investasi terbesar dalam bursa transfer Real Madrid kali ini. Nilai dasar €125 juta menempatkannya jauh di atas tiga pembelian lainnya, sementara kesepakatan Cucurella menjadi transaksi terbesar kedua dengan biaya awal €55 juta.

Di sisi lain, Madrid juga memanfaatkan pasar pemain bebas transfer. Konaté dan Bernardo Silva tidak membutuhkan biaya pembelian kepada klub sebelumnya, sehingga keduanya masuk ke dalam skuad tanpa menambah nilai dasar pengeluaran transfer musim panas.

Pemain Keluar

Pemain Posisi Ke Klub Status Biaya Transfer Catatan
Gonzalo García Penyerang Fulham Jual €40 juta (±Rp812,23 miliar) Madrid mempertahankan sebagian hak
César Palacios Gelandang Fulham Jual €10 juta (±Rp203,06 miliar) Fulham memperoleh 70% hak
Víctor Valdepeñas Bek Fiorentina Jual €8 juta (±Rp162,45 miliar) Madrid mempertahankan 50% hak dan mekanisme buy-back
Fran García Bek Real Betis Jual €4 juta (±Rp81,22 miliar) Madrid mempertahankan 50% hak
Mario Martín Gelandang Getafe Jual €3,5 juta (±Rp71,07 miliar) Madrid mempertahankan 50% hak
Fran González Kiper Sevilla Jual €1 juta* (±Rp20,31 miliar) Madrid mempertahankan sebagian hak
Franco Mastantuono Gelandang Fiorentina Pinjam – Masa pinjaman hingga 30 Juni 2027
Dani Ceballos Gelandang Real Betis Habis kontrak – Kesepakatan berakhir lebih awal pada Juni 2026
David Alaba Bek Udinese Habis kontrak – Mengakhiri kebersamaan dengan Madrid setelah musim 2025/26
Dani Carvajal Bek — Habis kontrak – Kontrak sebelumnya berlaku hingga 30 Juni 2026

Enam pemain dilepas melalui transaksi penjualan dengan nilai yang tercatat mencapai €66,5 juta. Namun, angka tersebut tidak bisa langsung dianggap sebagai jumlah uang bersih yang masuk ke rekening Real Madrid.

Dalam beberapa kesepakatan, Madrid masih mempertahankan sebagian hak ekonomi atas pemain yang dilepas. Artinya, klub tidak selalu menyerahkan seluruh hak pemain kepada klub pembeli. Jika pemain tersebut kembali dijual pada masa mendatang, Real Madrid masih dapat memperoleh bagian sesuai persentase yang dipertahankan dalam kesepakatan.

Karena itu, nilai transaksi dan penerimaan ekonomi akhir klub merupakan dua hal yang berbeda. Struktur seperti ini terlihat pada sejumlah penjualan pemain muda, termasuk Gonzalo García, César Palacios, Víctor Valdepeñas, Fran García, Mario Martín, dan Fran González.

Untuk Ceballos, Alaba, dan Carvajal, tidak ada pemasukan transfer karena kepergian mereka tidak melalui penjualan.

Pemain Baru Real Madrid 2026/2027

Yan Diomande

Real Madrid tidak hanya melihat kemampuan Yan Diomande saat ini, tetapi juga ruang yang masih dimilikinya untuk berkembang. Pemain asal Pantai Gading itu tiba di Santiago Bernabéu setelah menjalani perkembangan pesat bersama RB Leipzig dan mulai mendapatkan perhatian di ajang Piala Dunia 2026.

Usianya yang masih muda menjadi salah satu alasan Madrid berani menyiapkan kontrak hingga 30 Juni 2033. Klub memberinya waktu panjang untuk beradaptasi sekaligus berkembang di lingkungan yang tuntutannya jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

Nilai transfer €125 juta di muka membuat Diomande tercatat sebagai transfer Real Madrid termahal musim ini. Angka itu juga menggambarkan besarnya ekspektasi yang menyertai kedatangannya, meski perjalanan pemain berusia muda tentu masih berada pada tahap awal.

Marc Cucurella

Kisah transfer Marc Cucurella memiliki latar yang berbeda karena namanya sudah lebih dulu muncul dalam radar Madrid. Bek kiri asal Spanyol itu sempat dikaitkan dengan klub ketika Madrid mencari opsi untuk memperkuat posisi bek kiri, sebelum akhirnya kepindahan benar-benar terwujud pada musim panas 2026.

Cucurella datang setelah empat tahun di Chelsea. Pengalaman di Premier League membuatnya tiba di Madrid sebagai pemain yang sudah matang, bukan lagi prospek yang baru mencari tempat di level tertinggi.

Karena itu, transfer ini menjadi salah satu contoh ketika target transfer Real Madrid yang sebelumnya hanya muncul dalam pemberitaan akhirnya benar-benar berakhir dengan kesepakatan. Sebelum bermain di Inggris, Cucurella juga pernah memperkuat Eibar dan Getafe serta menempuh pendidikan sepak bola di akademi Barcelona.

Carlos Espí

Bagi Carlos Espí, kepindahan ke Real Madrid menjadi lonjakan besar setelah beberapa musim membangun karier di Levante. Penyerang asal Spanyol itu tidak datang tanpa pengalaman senior karena sudah mencatat 66 pertandingan dan 20 gol selama tiga musim bersama klub tersebut.

Musim terakhirnya di Levante menjadi titik yang semakin mengangkat namanya. Espí mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik U-23 di kompetisi liga, sebelum akhirnya menarik perhatian Madrid.

Kontrak hingga 30 Juni 2031 memberikan ruang bagi pemain berusia 21 tahun itu untuk melanjutkan proses perkembangannya. Dari sepak bola senior Levante, Espí kini harus beradaptasi dengan persaingan di skuad Real Madrid.

Denzel Dumfries

Denzel Dumfries membawa pengalaman Serie A ke dalam skuad Real Madrid. Setelah memulai karier profesional di Belanda, pemain asal Belanda itu menemukan panggung yang lebih besar ketika bergabung dengan Inter Milan.

Di Italia, Dumfries berkembang sebagai pemain sisi kanan yang memiliki pengalaman menghadapi pertandingan besar. Ia juga tampil di Liga Champions dan menjadi bagian dari tim nasional Belanda, sehingga pengalaman kompetitifnya sudah terbentuk sebelum pindah ke Spanyol.

Madrid kemudian memberinya kontrak hingga 30 Juni 2030. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan pengalaman dari sepak bola Italia ke kebutuhan permainan di Santiago Bernabéu.

Ibrahima Konaté

Perjalanan Ibrahima Konaté menuju Madrid melewati tiga lingkungan sepak bola yang berbeda. Ia mengawali karier senior di Sochaux, berkembang di RB Leipzig, kemudian menghabiskan beberapa musim bersama Liverpool.

Perpindahan dari Jerman ke Inggris membuat Konaté terbiasa dengan tuntutan kompetisi level atas Eropa. Bersama Liverpool, ia juga mendapatkan pengalaman dalam persaingan domestik dan kompetisi kontinental.

Kini, bek Prancis itu kembali ke sepak bola Eropa daratan dengan kontrak hingga 30 Juni 2030. Madrid mendapatkan pemain yang sudah mengenal lebih dari satu karakter kompetisi sebelum memasuki babak baru dalam kariernya.

Bernardo Silva

Bernardo Silva meninggalkan Manchester City setelah melewati sebagian besar periode emas klub Inggris tersebut. Selama berada di Etihad Stadium, ia menjadi bagian dari berbagai kesuksesan City sekaligus berkembang menjadi gelandang yang mampu menjalankan beberapa peran.

Sebelum itu, Bernardo sudah menunjukkan kualitasnya bersama AS Monaco. Perpindahan ke Premier League kemudian mengubahnya menjadi salah satu pemain berpengalaman di generasinya.

Kini, pengalaman panjang di Inggris menjadi modal untuk menjalani fase baru di Madrid. Kontrak hingga 2028 memberi Bernardo kesempatan membawa pengalamannya ke Santiago Bernabéu setelah bertahun-tahun bermain di bawah arahan Pep Guardiola.

Pemain yang Dijual Real Madrid 2026/2027

Gonzalo García

Sebelas tahun berada di lingkungan Real Madrid membuat perjalanan Gonzalo García lebih panjang dibandingkan sekadar masa kontrak profesional. Ia pertama kali bergabung ketika berusia 10 tahun dan tumbuh melalui sistem pembinaan klub sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan bersama tim utama.

Penyerang asal Spanyol itu kemudian ikut merasakan gelar LaLiga dan Piala Dunia Antarklub ketika sudah berada di skuad senior. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan yang membawanya hingga ke sepak bola Inggris.

Fulham kini menjadi tempat Gonzalo melanjutkan kariernya. Kepindahan itu sekaligus menutup fase panjang yang dimulai sejak ia masih berada di level akademi Madrid.

César Palacios

César Palacios menghabiskan masa pembentukannya di akademi Real Madrid sebelum mendapat kesempatan masuk ke lingkungan tim utama. Ia melewati berbagai kelompok usia dan akhirnya mencatat penampilan bersama skuad senior.

Langkah berikutnya membawa Palacios ke Inggris. Fulham menjadi klub baru bagi gelandang tersebut setelah beberapa musim berkembang di sistem Madrid.

Perpindahan ke Premier League membuka pengalaman berbeda bagi Palacios. Ia kini memiliki kesempatan membangun karier senior di luar lingkungan yang sudah dikenalnya sejak usia muda.

Víctor Valdepeñas

Salah satu bagian paling penting dalam perjalanan Víctor Valdepeñas di Madrid terjadi sebelum ia mencapai tim utama. Bek tersebut membantu Juvenil A memenangkan UEFA Youth League, sebuah pencapaian yang menjadi bagian dari perkembangan panjangnya di akademi.

Valdepeñas bergabung dengan Madrid pada usia 11 tahun dan melewati berbagai jenjang pembinaan. Ia kemudian mendapatkan kesempatan melakukan debut bersama tim utama sebelum meninggalkan klub pada musim panas 2026.

Fiorentina menjadi tujuan berikutnya. Kepindahan ke Italia memberi Valdepeñas kesempatan untuk melanjutkan perkembangan setelah bertahun-tahun dibentuk dalam sistem akademi Madrid.

Fran García

Perjalanan Fran García memiliki satu pola yang tidak dimiliki kebanyakan pemain dalam daftar ini: ia pernah pergi, kembali, lalu pergi lagi.

Fran masuk akademi Madrid ketika berusia 14 tahun. Setelah meninggalkan klub untuk mendapatkan pengalaman bersama Rayo Vallecano, ia kembali ke Bernabéu pada 2023 dan akhirnya menjadi bagian dari tim utama selama tiga musim.

Dalam periode keduanya bersama Madrid, Fran mencatat 110 penampilan dan meraih lima trofi. Kini Real Betis menjadi tujuan berikutnya, sekaligus menandai akhir dari fase kedua kariernya di klub.

Mario Martín

Masa peminjaman di Getafe menjadi bagian penting dalam kepindahan Mario Martín. Gelandang yang berkembang melalui akademi Madrid itu sebelumnya menjalani musim 2025/2026 dengan status pinjaman di klub tersebut.

Pengalaman selama satu musim membuat Martín lebih mengenal lingkungan Getafe dan mendapatkan menit bermain di level senior. Setelah masa peminjaman selesai, klub memutuskan untuk mempermanenkan sang pemain.

Dengan begitu, transfer Martín bukanlah awal dari hubungan dengan Getafe, melainkan kelanjutan dari kerja sama yang sudah berlangsung sejak musim sebelumnya.

Fran González

Bagi Fran González, perjalanan di Real Madrid berawal ketika ia masih berusia 17 tahun. Sang kiper kemudian berkembang melalui sistem akademi sebelum mendapat kesempatan melakukan debut bersama tim utama pada 2025.

Menembus posisi penjaga gawang utama Madrid merupakan tantangan tersendiri karena persaingan di posisi itu sangat ketat. Setelah beberapa tahun berkembang di klub, Fran memilih melanjutkan karier bersama Sevilla.

Perpindahan ini menjadi kesempatan baginya untuk mendapatkan pengalaman lebih banyak di sepak bola senior sekaligus melanjutkan perkembangan yang dimulai di Madrid.

Pemain yang Meninggalkan Real Madrid Tanpa Biaya Transfer

Franco Mastantuono

Kepergian Franco Mastantuono berbeda dari tiga nama lain dalam daftar ini karena sifatnya hanya sementara. Real Madrid mengirim pemain asal Argentina itu ke Fiorentina dengan status pinjaman hingga 30 Juni 2027.

Langkah ke Serie A membuka kesempatan bagi Mastantuono untuk mendapatkan ruang bermain sekaligus melanjutkan perkembangannya di level senior. Fiorentina menjadi lingkungan baru baginya untuk menjalani satu musim penuh di luar Madrid.

Karena hanya dipinjamkan, kepindahan ini tidak memutus hubungannya dengan Real Madrid. Setelah periode di Italia selesai, Mastantuono masih memiliki kemungkinan kembali ke klub dan melanjutkan kariernya di Santiago Bernabéu.

Dani Ceballos

Dani Ceballos sebenarnya belum mencapai akhir masa kontraknya ketika meninggalkan Real Madrid pada musim panas 2026. Kesepakatannya masih berlaku hingga 30 Juni 2027, tetapi kedua pihak memilih berpisah satu tahun lebih cepat.

Keputusan itu mengakhiri perjalanan panjang Ceballos yang dimulai ketika ia bergabung dari Real Betis pada 2017. Masa baktinya di Madrid sempat terputus oleh periode peminjaman, sebelum ia kembali dan bertahan dalam persaingan lini tengah selama beberapa musim berikutnya.

Setelah sembilan tahun sejak pertama kali tiba di Madrid, Ceballos kembali ke Real Betis. Kepindahan ini sekaligus membawanya kembali ke klub tempat namanya berkembang sebelum hijrah ke Santiago Bernabéu.

David Alaba

David Alaba tiba di Madrid pada 2021 dengan pengalaman panjang bersama Bayern Munich. Lima tahun kemudian, bek asal Austria itu menutup periodenya di Spanyol setelah menjadi bagian dari skuad yang memenangkan berbagai gelar domestik dan Eropa.

Perjalanannya bersama Madrid juga melewati periode sulit akibat cedera. Kondisi tersebut membuat bagian akhir masa baktinya berbeda dari tahun-tahun awal setelah kedatangannya ke Santiago Bernabéu.

Berakhirnya kebersamaan pada penutupan musim 2025/2026 kemudian membawa Alaba menuju tantangan baru. Udinese menjadi klub berikutnya bagi sang bek sekaligus membuka pengalaman pertamanya bermain di Serie A.

Dani Carvajal

Dari seluruh pemain yang pergi dalam kelompok ini, Dani Carvajal memiliki ikatan paling panjang dengan Real Madrid. Ia tumbuh di akademi klub sebelum meninggalkan Spanyol menuju Bayer Leverkusen, lalu kembali pada 2013 sebagai pemain yang lebih matang.

Kepulangannya kemudian berkembang menjadi periode panjang di tim utama. Selama lebih dari satu dekade, Carvajal melewati pergantian pelatih, perubahan generasi skuad, serta berbagai keberhasilan Madrid di Spanyol dan Eropa.

Kontrak Carvajal berlaku hingga 30 Juni 2026 dan perjalanannya bersama tim utama berakhir setelah musim 2025/2026. Kepergiannya sekaligus menutup salah satu hubungan terpanjang antara pemain jebolan akademi dan skuad senior Madrid pada era tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *